...
Komponen Gaji Karyawan yang Harus Diperhatikan Para Bos

Komponen Gaji Karyawan yang Harus Diperhatikan Para Bos

Komponen Gaji Karyawan yang Harus Diperhatikan Para Bos – Mengelola gaji karyawan adalah salah satu aspek penting dalam menjalankan sebuah bisnis. Sebagai bos atau pemilik usaha, memastikan bahwa gaji karyawan diberikan secara adil, tepat waktu, dan sesuai regulasi adalah bentuk penghargaan terhadap kontribusi mereka. Proses ini tidak hanya sekadar membayarkan uang, tetapi juga melibatkan perhitungan yang matang agar semua komponen gaji terpenuhi sesuai ketentuan.

Memahami komponen gaji karyawan sangat penting untuk menghindari kesalahan yang dapat memengaruhi hubungan dengan tim Anda. Selain itu, pengelolaan gaji yang baik juga membantu bisnis Anda lebih profesional, menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dan mematuhi regulasi ketenagakerjaan di Indonesia. Artikel ini akan membahas apa itu gaji karyawan, komponen yang harus diperhatikan, hingga aspek-aspek yang tidak termasuk dalam komponen gaji.

Pengertian Gaji Karyawan

Berdasarkan Pasal 1 ayat 30 UU Nomor 13 Tahun 2003, upah atau gaji karyawan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha kepada karyawan yang ditetapkan dan dibayarkan sesuai perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan.

Gaji diberikan sebagai bentuk timbal balik jasa untuk para pekerja atas tugas-tugas yang telah diselesaikannya dalam mencapai tujuan perusahaan atau organisasi. Gaji dapat dibayarkan berdasarkan jam kerja, jumlah produksi, maupun kuantitas pelayanan yang diberi.

Pengertian gaji menurut Muchdarsyah Sinungan adalah cerminan pendapatan nasional berbentuk uang yang diterima oleh pekerja sesuai kuantitas dan kualitas yang diberikan dalam pembuatan suatu produk. Di samping itu, Sadono Sukirno mengartikan gaji karyawan sebagai pembayaran atas jasa-jasa fisik yang diberi oleh pekerja kepada pengusaha. Sementara Malayu Hasibuan mengungkapkan bahwa gaji merupakan imbalan jasa untuk karyawan harian yang didasarkan pada pedoman perjanjian.

Baca juga : Slip Gaji Karyawan : Fungsi dan Hal-Hal yang Harus Diperhatikan 

Macam-Macam Komponen Gaji Karyawan

Berikut adalah komponen utama gaji karyawan yang perlu diperhatikan oleh setiap bos :

Gaji Pokok

Gaji pokok merupakan komponen utama yang menjadi dasar perhitungan gaji karyawan. Besarannya biasanya disepakati di awal kerja dan dicantumkan dalam kontrak kerja. Gaji pokok harus mematuhi aturan upah minimum regional (UMR/UMP) yang berlaku di lokasi perusahaan.

Tunjangan Tetap

Tunjangan tetap adalah tambahan penghasilan yang diberikan secara konsisten setiap bulan. Contohnya adalah tunjangan jabatan, tunjangan kesehatan, atau tunjangan transportasi. Tunjangan ini tidak terpengaruh oleh kehadiran atau kinerja karyawan, asalkan mereka masih bekerja di perusahaan tersebut.

Tunjangan Tidak Tetap

Berbeda dengan tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap diberikan berdasarkan kondisi tertentu, seperti kehadiran atau hasil kerja. Misalnya, uang makan yang diberikan hanya jika karyawan hadir atau tunjangan perjalanan dinas.

Potongan

Potongan pada gaji karyawan biasanya mencakup uiran BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, atau pajak penghasilan (PPh 21). Komponen potongan ini dilakukan untuk memenuhi kewajiban karyawan dan perusahaan terhadap negara atau pihak terkait.

Upah Lembur

Jika karyawan bekerja melebihi jam kerja normal, perusahaan wajib memberikan upah lembur sesuai dengan ketentuan hukum. Upah lembur dihitung berdasarkan gaji pokok dan waktu kerja tambahan yang dilakukan karyawan.

Hal-Hal yang Tidak Termasuk Komponen Gaji Karyawan

Tidak semua bentuk pemberian dari perusahaan kepada karyawan termasuk dalam komponen gaji. Beberapa hal yang tidak termasuk, misalnya :

  • Fasilitas, atau hal-hal yang dapat dirasakan secara nyata untuk keperluan yang bersifat khusus atau untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja.
  • Bonus, yakni pembayaran untuk karyawan atas keuntungan yang diperoleh perusahaan mencapai target produksi melebihi normal. Bonus telah diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama, Perjanjian Kerja, atau Peraturan Perusahaan.
  • Tunjangan Hari Raya (THR), yang menjadi hak pendapatan pekerja berupa upah wajib dari pengusaha menjelang hari raya keagamaan dan pembagian keuntungan lainnya.
  • Insentif, di mana dapat diberikan kepada pekerja yang memiliki jabatan atau pekerjaan tertentu berdasarkan kebijakan perusahaan.
  • Uang service, adalah uang yang wajib dibayarkan dengan jumlah selisih biaya cadangan terhadap risiko kerusakan atau kehilangan dan pendayagunaan peningkataan kualitas sumber daya manusia.

Memahami dan mengelola komponen gaji karyawan dengan baik adalah kewajiban setiap pemilik usaha. Dengan pengelolaan yang tepat, Anda tidak hanya menciptakan transparansi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan karyawan terhadap perusahaan.

Untuk mempermudah pengelolaan gaji, pencatatan keuangan, dan operasional bisnis lainnya, gunakan aplikasi kasir IPOS. Dengan fitur yang lengkap dan canggih, IPOS membantu Anda menjalankan bisnis dengan lebih efisien. Coba sekarang dan rasakan manfaatnya!

Coba gratis IPOS di sini.

Kata kunci : Aplikasi Toko Ritel dan Grosir, Software Toko dan Grosir, Software Toko Lengkap, Software Toko Murah, Software Kasir, Aplikasi Kasir, Software Toko IPOS, IPOS 5, IPOS 4